Simpang Pesak – Pemerintah Kecamatan Simpang Pesak menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung KA Hasan Kecamatan Simpang Pesak, Rabu (11/2/2026).
Camat Simpang Pesak, Muhammad Syafe’i dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang Tahun 2027 Kecamatan Simpang Pesak mengangkat tema “Pengembangan Sumber Daya Lokal dalam Mendukung Perekonomian Masyarakat”. Hal ini sejalan dengan masalah pembangunan yang terjadi di wilayah Kecamatan Simpang Pesak.
“Masalah pembangunan di wilayah kami antara lain masih adanya sumberdaya lokal yang belum terkelola dengan baik. Selain itu, masih belum maksimalnya bantuan modal dan pelatihan bagi UMKM dan industri kecil desa, sehingga kami mengangkat tema tersebut,” ujar Syafe’i.
Lebih lanjut, Syafe’i menjelaskan potensi dan sektor unggulan di Kecamatan Simpang Pesak lebih kepada hasil laut seperti ikan, udang, kepiting dan hasil laut lainnya, serta hasil perkebunan seperti sawit, lada, kelapa dan tanaman keras lainnya. Sehingga pembangunan juga memfokuskan pada pemanfaatan dan pengolahan produk mentah menjadi produk jadi yang bernilai ekonomi lebih tinggi.
“Di wilayah kami memiliki potensi dan sektor unggulan yang berasal dari hasil laut dan perkebunan Untuk itu, kami mengharapkan adanya bantuan alat produksi, pelatihan pengemasan dan pemasaran, serta sertifikasi produk, sehingga sektor unggulan kami ini dapat bernilai ekonomi lebih tinggi dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” harapnya.
Pada Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, Kecamatan Simpang Pesak mengusulkan 82 usulan pembangunan yang mana usulan paling banyak yaitu ditujukan kepada Dinas Pendidikan sebanyak 45 usulan. Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman sebanyak 18 usulan, Dinas Kesehatan sebanyak 5 usulan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebanyak 4 usulan, Dinas Pertanian dan Pangan sebanyak 4 usulan, Dinas Perhubungan sebanyak 3 usulan, sedangkan untuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah masing-masing sebanyak 1 usulan.
Sementara itu, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar yang membuka Musrenbang tersebut menekankan penyelarasan usulan desa dan kecamatan dengan target pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan potensi lokal.
“Potensi lokal ditiap wilayah mempunyai keunggulan masing-masing, untuk itu sangat penting mengembangkan pertumbuhan ekonomi melalui potensi dan sektor unggulan tersebut, misalnya di wilayah Simpang Pesak ini banyak ikan atau udang, jangan hanya dijadikan masakan aja, namun bisa diolah menjadi kerupuk dan lain-lain ” ujar Khairil.
Tak lupa Khairil juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran menuntut agar dalam menyampaikan dan menetapkan usulan harus benar-benar yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya mengajak kepada kita semua untuk bersikap jeli dan bijaksana dalam memilih usulan yang paling mendesak, paling dibutuhkan dan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, untuk itu menetapkan apa yang menjadi skala prioritas sangatlah penting,” ungkapnya.
Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Simpang Pesak turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretaris Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala DPUPRPPRKP, Kepala dan Perangkat Desa, unsur Pendidikan dan Kesehatan serta Tokoh Se-Kecamatan Simpang Pesak.