Akses Cepat

Berita Terbaru

Hadiri Rakor Posyandu 6 SPM, Camat Simpang Pesak Tekankan Sinergi dan Komitmen Pelaksanaan Layanan Dasar
08 Jun 2026

Hadiri Rakor Posyandu 6 SPM, Camat Simpang Pesak Tekankan Sinergi dan Komitmen Pelaksanaan Layanan Dasar

Simpang Pesak – Camat Simpang Pesak, Muhammad Syafe’i menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna KA. Hasan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui penguatan peran posyandu di tingkat desa. Dalam sambutannya, Syafe’i mengatakan pelaksanaan Posyandu 6 Bidang SPM merupakan amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, dimana saat ini Posyandu tidak hanya melayani bidang Kesehatan, melainkan juga menjadi wadah integrasi bidang SPM lainnya yakni bidang Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat serta Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. “Pelaksanaan posyandu berkaitan erat dengan penanganan stunting, sehingga posyandu 6 SPM ini harus segera dilaksanakan karena akan berdampak pada angka stunting di wilayah kita,” ujar Syafe’i. Lebih lanjut, Syafe’i menegaskan kader merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan posyandu kepada masyarakat, untuk itu pentingnya pembinaan dan kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, tenaga Kesehatan dan masyarakat agar layanan posyandu dapat berjalan optimal, tepat sasaran dan berkelanjutan. “Tugas kader sangat penting, selain harus bersikap ramah, senyum, sapa dan salam dalam pelayanan posyandu, kader juga harus melakukan pelaporan dan pendokumentasian serta menguasai kompetensi 25 keterampilan dasar. Untuk itu, Saya minta pembinaan berkelanjutan harus berjalan agar para kader ini dapat bekerja dengan optimal,” tegasnya. Mengakhiri sambutannya, Syafe’i mengajak seluruh peserta rakor untuk turut berperan sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, mengingat Posyandu 6 Bidang SPM ini sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk sebesar-besarnya memberikan manfaat bagi masyarakat. “Mari kita kembalikan marwah posyandu, bahwa posyandu ini bukan tugas bidang Kesehatan saja, namun tugas kita bersama. Mari kita berkontribusi, carikan solusi yang terbaik jika terdapat kendala dalam pelaksanaan posyandu di wilayah kita,” ajak Syafe’i.  Rakor dihadiri oleh Ketua dan pengurus Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Kepala UPT Puskesmas,  Kepala Desa, Ketua dan pengurus Tim Pembina Posyandu Desa serta Kader Posyandu Se-Kecamatan Simpang Pesak. Pada rakor tersebut, para Kepala Desa dan Kader memaparkan jalannya pelaksanaan posyandu di masing-masing posyandu di tiap desa.

Masyarakat Pulau Batu Antusias Sambut Kunjungan Silaturahmi Pemkab Beltim
17 Mar 2026
Masyarakat Pulau Batu Antusias Sambut Kunjungan Silaturahmi Pemkab Beltim

Simpang Pesak – Masyarakat Pulau Batu antusias menyambut Kunjungan Silaturahmi dan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) di Pulau Batu Desa Tanjung Kelumpang Kecamatan Simpang Pesak, Sabtu (7/3/26). Pada kunjungan tersebut, Bupati Beltim didampingi oleh Wakil Bupati, sejumlah Kepala OPD, Rombongan Tim Safari Ramadan Pemkab Beltim serta pemerintah Kecamatan Simpang Pesak. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kepala Dusun (Kadus) Pulau Batu, Ratna menyampaikan apresiasi kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat Pulau Batu, mengingat kunjungan ini sangat dinantikan oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dialami diwilayah mereka. “Selamat datang dan terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati beserta rombongan di Pulau Batu yang cukup cerah pada hari ini. Kami sangat mengapresiasi meskipun dilaksanakan pada Bulan Puasa, tidak menyurutkan semangat Bapak Ibu sekalian untuk mengunjungi tempat kami ini,” ungkap Ratna.    Lebih lanjut Ratna menceritakan terdapat beberapa fasilitas umum di Pulau Batu yang kondisinya cukup memprihatinkan, diantaranya jembatan dermaga yang rusak, Gedung sekolah dan sarana Kesehatan yang tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. “Seperti yang Bapak Bupati lihat di Pulau Batu ini untuk fasilitas umumnya cukup memprihatinkan, untuk itu kiranya kami bisa mendapatkan bantuan untuk memperbaiki fasilitas tersebut,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut. Selain kegiatan silaturahmi dan ibadah bersama masyarakat, juga dilaksanakan kegiatan pelayanan Kesehatan gratis, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi pelajar serta bantuan sosial kepada masyarakat Pulau Batu. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, Pemkab Beltim juga menyerahkan bantuan toilet portable, pemasangan jaringan internet dan penerangan guna meningkatkan akses informasi dan pelayanan dasar bagi masyarakat. “Terkait bantuan yang disampaikan oleh Pemkab Beltim pada hari ini, Kami sangat menyambut baik dan berterima kasih, tentunya bantuan ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat. Kedepannya kami berharap Pemkab Beltim dapat senantiasa memenuhi apa yang menjadi kekurangan di wilayah kami ini,” pungkas Ratna.

Minyak Goreng Jadi Incaran pada GPM Jelang Idul Fitri Kecamatan Simpang Pesak
04 Mar 2026
Minyak Goreng Jadi Incaran pada GPM Jelang Idul Fitri Kecamatan Simpang Pesak

Simpang Pesak – Dalam rangka mengurangi angka inflasi, Pemerintah Kecamatan Simpang Pesak menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Galeri Desa Simpang Pesak, Selasa (3/3/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus untuk menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat Simpang Pesak jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.  Camat Simpang Pesak, Muhammad Syafe’i mengungkapkan masyarakat Simpang Pesak sangat antusias dengan kegiatan GPM ini karena memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau “Kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat, tadi terpantau sangat ramai masyarakat yang berbelanja dan kondisinya aman terkendali,” ungkap Syafe’i. Dalam GPM tersebut, Pemerintah Kecamatan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa bahan pokok diantaranya beras SPHP sebanyak 200 karung, minyak goreng 480 bungkus, telur ayam 900 butir, cabe 22,7 kg, bawang merah 20 kg, bawang putih 10 kg, sayuran, ikan segar serta makanan dan minuman produk lokal dan UMKM.  Syafe’i menambahkan umumnya semua kebutuhan pokok yang disediakan laku terjual, bahkan terdapat kekurangan persediaan untuk minyak goreng. “Tadi untuk minyak goreng, kami menyiapkan sebanyak 480 bungkus, namun karena kebutuhan masyarakat akan minyak goreng ternyata cukup tinggi, sehingga tadi ada masyarakat yang belum kebagian,” tambahnya. Melihat antusias yang besar dari masyarakat Simpang Pesak akan kegiatan GPM ini, Pemerintah Kecamatan berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan untuk masa mendatang. “Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dan kebermanfaatan yang sangat besar bagi masyarakat dari kegiatan ini, untuk itu kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan di masa mendatang,” pungkasnya.

Pengembangan Sumber Daya Lokal Menjadi Fokus Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Simpang Pesak
18 Feb 2026
Pengembangan Sumber Daya Lokal Menjadi Fokus Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Simpang Pesak

Simpang Pesak – Pemerintah Kecamatan Simpang Pesak menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung KA Hasan Kecamatan Simpang Pesak, Rabu (11/2/2026).  Camat Simpang Pesak, Muhammad Syafe’i dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang Tahun 2027 Kecamatan Simpang Pesak mengangkat tema “Pengembangan Sumber Daya Lokal dalam Mendukung Perekonomian Masyarakat”. Hal ini sejalan dengan masalah pembangunan yang terjadi di wilayah Kecamatan Simpang Pesak. “Masalah pembangunan di wilayah kami antara lain masih adanya sumberdaya lokal yang belum terkelola dengan baik. Selain itu, masih belum maksimalnya bantuan modal dan pelatihan bagi UMKM dan industri kecil desa, sehingga kami mengangkat tema tersebut,” ujar Syafe’i. Lebih lanjut, Syafe’i menjelaskan potensi dan sektor unggulan di Kecamatan Simpang Pesak lebih kepada hasil laut seperti ikan, udang, kepiting dan hasil laut lainnya, serta hasil perkebunan seperti sawit, lada, kelapa dan tanaman keras lainnya. Sehingga pembangunan juga memfokuskan pada pemanfaatan dan pengolahan produk mentah menjadi produk jadi yang bernilai ekonomi lebih tinggi. “Di wilayah kami memiliki potensi dan sektor unggulan yang berasal dari hasil laut dan perkebunan Untuk itu, kami mengharapkan adanya bantuan alat produksi, pelatihan pengemasan dan pemasaran, serta sertifikasi produk, sehingga sektor unggulan kami ini dapat bernilai ekonomi lebih tinggi dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” harapnya. Pada Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, Kecamatan Simpang Pesak mengusulkan 82 usulan pembangunan yang mana usulan paling banyak yaitu ditujukan kepada Dinas Pendidikan sebanyak 45 usulan. Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman sebanyak 18 usulan, Dinas Kesehatan sebanyak 5 usulan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebanyak 4 usulan, Dinas Pertanian dan Pangan sebanyak 4 usulan, Dinas Perhubungan sebanyak 3 usulan, sedangkan untuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah masing-masing sebanyak 1 usulan. Sementara itu, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar yang membuka Musrenbang tersebut menekankan penyelarasan usulan desa dan kecamatan dengan target pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan potensi lokal. “Potensi lokal ditiap wilayah mempunyai keunggulan masing-masing, untuk itu sangat penting  mengembangkan pertumbuhan ekonomi melalui potensi dan sektor unggulan tersebut, misalnya di wilayah Simpang Pesak ini banyak ikan atau udang, jangan hanya dijadikan masakan aja, namun bisa diolah menjadi kerupuk dan lain-lain ” ujar Khairil. Tak lupa Khairil juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran menuntut agar dalam menyampaikan dan menetapkan usulan harus benar-benar yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya mengajak kepada kita semua untuk bersikap jeli dan bijaksana dalam memilih usulan yang paling mendesak, paling dibutuhkan dan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, untuk itu menetapkan apa yang menjadi skala prioritas sangatlah penting,” ungkapnya. Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Simpang Pesak turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretaris Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala DPUPRPPRKP, Kepala dan Perangkat Desa, unsur Pendidikan dan Kesehatan serta Tokoh Se-Kecamatan Simpang Pesak.

Meriahkan Hari Jadi Ke-23 Beltim, Kecamatan Simpang Pesak Gelar Senam Bersama dan CKG
02 Feb 2026
Meriahkan Hari Jadi Ke-23 Beltim, Kecamatan Simpang Pesak Gelar Senam Bersama dan CKG

Simpang Pesak – Pemerintah Kecamatan Simpang Pesak menggelar Kegiatan Senam Bersama dan Cek Kesehatan Gratis bekerjasama dengan UPT Puskesmas Simpang Pesak. Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (30/01/26) pagi bertempat di halaman Kantor Camat Simpang Pesak ini, dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-23 Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan berlangsung meriah yang dipandu oleh instruktur senam dan diikuti dari berbagai unsur diwilayah Kecamatan yakni, pegawai Kecamatan, perangkat Desa, Kepala Sekolah, para Guru dan peserta didik SMP dan SMA, pengurus PKK tingkat Kecamatan dan Desa serta masyarakat Kecamatan Simpang Pesak yang umumnya para lansia.  Camat Simpang Pesak, Muhammad Syafe’i dalam sambutannya mengatakan bahwa upaya menerapkan budaya bersih dan sehat serta menjaga kebugaran adalah dimulai dari diri sendiri. Hal ini sejalan dengan program dari pemerintah Kabupaten yang menyelenggarakan Lomba Rumah Bersih, Sehat dan Nyaman. “Menjaga Kesehatan adalah tanggungjawab kita bersama yang dimulai dari rumah dan dari diri sendiri, sehingga penting bagi kita semua untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dan lingkungan sekitar kita,” ujar Syafe’i. Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan juga menyiapkan sajian sehat untuk disantap setelah mengikuti Senam Bersama dan Cek Kesehatan Gratis. Adapun sajian sehat yang dihidangkan antara lain jagung rebus, kacang rebus, ubi rebus, tila rebus,  jajak lepat pisang dan jajak bugis. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan berharap masyarakat Simpang Pesak khususnya dan masyarakat Belitung Timur umumnya dapat menjadi masyarakat yang sesuai dengan tema Hari Jadi Ke-23 Kabupaten Belitung Timur, yakni Tumbuh, Tangguh dan Berkemajuan. “Harapan kami, masyarakat Simpang Pesak dapat menjadi masyarakat yang sehat jasmaninya, tangguh dalam menghadapi tantangan serta berkemajuan dalam kesejahteraan,” pungkasnya. (Aj)